Jambi, Antara Jambi - Sebanyak 53 orang pelamar untuk formasi umum dosen kontrak Universitas Jambi (Unja)   untuk tahun anggaran 2018  lolos bahan pada tahapan seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi tahapan berikutnya.

Rektor Unja Prof H Johni Najwan SH MH PhD didampingi Kepala Humas Unja Akbar Kurnia Putra, di Jambi Senin (18/12),  menyatakan mereka yang lolos bahan seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan berikutnya "computer assisted test" (CAT) yang akan digelar, Selasa (19/12).

Seleksi tahapan itu antara lain test kemampuan dasar yakni wawasan kebangsaan, intelegensi umum dan karakteristik kepribadian yang dilakukan dengan sistem CAT.

Selain untuk pelamar dosen kontrak formasi umum, atau rekrutan baru, juga dilakukan CAT bagi tenaga dosen untuk perpanjangan kontrak tahun 2018 yakni 228 dosen kontrak dan  dan 633 peserta  tenaga kontrak Universitas Jambi  (Unja) yang juga telah dinyatakan lolos bahan pada tingkat seleksi administratif dan berhak untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Rektor Unja Prof H Johni Najwan melalui suratnya menyatakan pelamar yang lulus bahan seleksi administrasi dapat mengikuti  seleksi computer assisted test (CAT) yang akan digelar 19-21 Desember 2017. 

"Selain penerimaan dosen kontrak baru, CAT ini juga diberlakukan bagi perpanjangan kontrak dosen kontrak yang telah ada," kata Kepala Humas Universitas Jambi Akbar Kurnia Putra di Jambi, Senin.

Seperti diiungkapkan oleh Rektor Unja Prof H Johni Najwan sebelumnya, tahapan penerimaan pegawai baik dosen untuk formasi ASN, dosen kontrak maupun karyawan kontrak dilakukan secara efektif dan efisien.

Khusus untuk penerimaan dosen kontrak formasi umum Unja tahun 2018 itu adalah untuk kualifikasi pendidikan yakni teknik geologi, teknik pertambangan, aekeologi, ilmu sejarah dan pendidikan sejarah, pendidikan Bahasa Arab, sastra Indonesia, teknik elektro dan ilmu lingkungan/ pengelolaan sampah padat.

"Kelulusan mereka di setiap taapan ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi masing-masing sehingga menghasilkan dosen berkualitas yang dibutuhkan," kata Rektor Unja Prof H Johni Najwan.

Ia berharap masuknya dosen-dosen baru dapat memenuhi kebutuhan tenaga pengajar yang dibutuhkan di Unja, sekaligus menjadi memperkuatbarisan dosen di perguruan tinggi itu.

Ia menegaskan, pada tahun 2017 Unja mencanangkan sebagai tahun prestasi, kompetisi dan promisi. Untuk tahun 2018 ditambah lagi sebagai tahun kebersamaan yang mana pencapaian dan keberhasilan diupayakan bersama untuk bersama.

"Selain tahun prestasi, kompetisi dan promosi, pada tahun 2018 kami tekankan satu point lagi yakni tahun kebersamaan," kata Rektor Unja itu menambahkan.