DBD Mewabah di Merangin, Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia - visi jambi

Home Top Ad

Senin, 19 Februari 2018

DBD Mewabah di Merangin, Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia

ilustrasi 
VISIJAMBI.COM, Bangko – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mewabah di Kabupaten Merangin. Dari beberapa orang yang terjangkit, seorang korban tak tertolong dan meninggal dunia. 
Informasi yang didapatkan, para korban tersebut berasal dari desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan. Di desa tersebut terdapat empat orang yang terserang penyakit DBD. 

Mereka yakni, FZ bocah berusia enam tahun, korban yang telah meninggal dunia. Sementara tiga korban lainnya, dikabarkan telah sembuh setelah menjalani pengobatan, yakni Agus Sunandar (20), Feriska Aulia (13) dan Citra Mayang Sari (20). 

Kades Sungai Ulak, Azharudin dikonfirmasi membenarkan jika ada empat warganya yang terserang penyakit DBD. “Ya, ada empat warga saya terserang DBD, satu diantaranya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit Bangko,” kata Kades. 

Terkait dengan hal ini ujarnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Merangin. Bahkan di sekitar korban yang terjangkit telah dilakukan pemoggingan. 

“Namun kita masih ingin dilakukan pemoggingan secara menyeluruh. Alhamdulillah akan dilakukan,” ujarnya. 

Kepala Dinkes Merangin, Solahudin melalui Kabid Pengendalian dan Penangulangan Penyakit, Zamroni dikonfirmasi juga mengakui hal itu. Ia menyebutkan, para korban masuk ke rumah sakit pada Senin (12/2) pekan kemarin. 

Katanya, adanya korban meninggal dunia karena saat dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah kritis. Sehingga pihak rumah sakit tidak bisa menyelamatkannya. 

“Satu korban tak tertolong karena sudah kritis saat dibawa ke rumah sakit. Itu laporan yang kita dapatkan,” ujarnya.

Saat ini sebut Zamroni, pihaknya tengah mengantisipasi bertambah mewabahnya penyakit DBD tersebut. Yakni dengan cara melakukan fogging radius 100  meter dekat rumah korban.
“Masyarakat juga meminta fogging dan telah kita laksanakan,” sebutnya. 

Diungkapkannya, untuk mengatasi terjadinya DBD kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sangatlah penting. Sebab dengan menjaga kebersihan nyamuk tidak akan sempat bersarang.

“Sebenarnya bukan fogging yang paling penting dalam memberantas sarang nyamuk. Namun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang terpenting,” pungkasnya.

Sumber : tribunjambi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar