Niat Ingin Beli Mobil Murah, PNS Ini Justru Kehilangan Uang Belasan Juta, Ngakunya Anggota Polres - visi jambi

Home Top Ad

Kamis, 08 Februari 2018

Niat Ingin Beli Mobil Murah, PNS Ini Justru Kehilangan Uang Belasan Juta, Ngakunya Anggota Polres

VISIJAMBI.COM, BANGKO – Kasus penipuan dengan modus jual mobil bekas dengan harga murah menimpa warga Kabupaten Merangin.
Korban Mariatis (56) warga Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan kehilangan uang sebesar Rp 16 juta.
Kejadian yang menimpa PNS dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin ini terjadi, Senin (5/2) lalu.
Berawal saat korban sekitar pukul 11.00 Wib, mendapat telepon dari seseorang yang mengaku bernama Hadi Wibowo anggota Polres Merangin.
Melalui sambungan telepon itu pria tersebut menawarkan kepada korban bahwa ada mobil lelang di Kota Jambi. Mobil tersebut dijual dengan harga murah. Untuk mobil Avanza Veloz dijual dengan harga Rp 110 juta.
Merasa kenal dengan nama yang disebutkan tersebut, korban tertarik dengan tawaran itu. Dimana untuk bisa mendapatkan mobil tersebut, korban diminta mengirim uang sebesar 10 persen dari harga mobil tersebut dan uang untuk pengiriman sebesar Rp 5 juta.
Tanpa rasa curiga, korban langsung mengirim uang sebesar Rp 16 juta melalui bilik ATM. Namun sekira pukul 17.00 WIB, pelaku kembali menelpon korban, mengatakan mobil yang dibawanya tertangkap di Sarolangun.
Kepada korban pelaku mengatakan, bisa mengeluarkan mobil tersebut dengan membayar uang jaminan sebesar Rp 5 juta.
Pelaku meminta agar korban bisa mengirim uang Rp 5 juga lagi untuk melepaskan mobil tersebut.
Kali ini korban curiga dengan pernyataan pelaku, korban lalu mencoba mengubungi orang yang bernama Hadi Wibowo yang memang anggota polres Merangin. Namun korban terkejut mendengar ucapan Hadi bahwa dirinya tidak pernah menawarkan hal tersebut, bahkan dia mengaku sedang dirumah saat di hubungi korban.
Sadar telah menjadi korban penipuan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Merangin. Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama, melalui Paur Humas Polres, Ipda Sitorus membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia mengatakan, korban melapor ke Polres Merangin sekira pukul 19.30 WIB. Sitorus melanjutkan, berdasarkan keterangan korban, bahwa Ia baru sadar ditipu pada saat pelaku menelpon terakhir yang minta uang Rp 5 juta untuk pelepasan mobil karena ditangkap di Sarolangun.
“Karena curiga, pelapor lalu menghubungi saudara Hadi Wibowo yang memang anggota Polres. Dan Hadi menerangkan bahwa sedang berada di rumah. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebanyak Rp 16.000.000,” kata Paur Humas, Rabu (7/2).

Katanya, terkait kasus ini pihaknya masih melakukan penyidikan. “Kita berharap warga perlu waspada dan teliti, jika ada orang yang menawarkan sesuatu melalui telepon, apa lagi sampai meminta kirim uang. Sebab banyak modus pelaku kejahatan saat ini,” pungkasnya.(*)

Editor : VJ
Sumber : tribunjambi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar