Inspektorat Sarolangun Tindak Lanjut Penyalahgunaan Dana Desa - visi jambi

Home Top Ad

Rabu, 21 Maret 2018

Inspektorat Sarolangun Tindak Lanjut Penyalahgunaan Dana Desa

VISIJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pihak inspektorat Sarolangun bakal menindaklanjuti soal dugaan penyalahgunaan dana desa.

Kepala Inspektorat Sarolangun Emalia Sari mengatakan sepanjang 2017 lalu, pihaknya telah menerima 7 pengaduan soal dugaan penyalahgunaan dana desa, P2DK dan ADD.

"Bila ada ketidakpuasan masyarakat dari hasil tindak lanjut yang dilakukan Inspektorat itu hal wajar. Misal masyarakat menilai enak nian jika ada kesalahan, maka dana dikembalikan," katanya belum lama ini.

Dia juga bilang dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terkait penggunaan dana desa, P2DK dan ADD ditemukan ada beberapa desa yang mengembalikan dana. Pihak Inspektorat juga menemukan proyek volume pekerjaan yang didanai lewat dana bantuan pemerintah tersebut.

"Secara angka pengembalian dana dari desa, hasil audit besarannya bervariasi ada yang angkanya signifikan, atau berkisar diatas seratus juta dan ada yang angkanya dibawah seratus juta," katanya.
Sementara, laporan penyalahgunaan dana desa di Lubuk Sayak beberapa waktu lalu, ia mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat tersebut.

"Pihak atasan kami juga minta ditindaklanjuti, tapi akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang tepat, sebab surat pengaduan tersebut diterima setelah kami menetapkan tim audit inspektorat untuk turun ke lapangan," katanya.

Soal dugaan masalah dana desa yang dilaporkan bermasalah, kata Emalia pihaknya telah menghubungi kades yang bersangkutan. Menurutnya untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat perlu pemeriksaan khusus dan kasus.

"Kita harus bentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengaduan masyarakat. Jika mengacu pada laporan masyarakat rata-rata menyangkut dengan penyimpangan dan penyelewengan, ini akan kita buktikan dengan memanggil kedua belah pihak, antara pengadu dan pihak yang diadukan," katanya. Sementara pihak Dinas PMD menjadi penengah.

Hasil Siskeudes sudah dilakukan evaluasi, untuk mengetahui perkembangan Siskeudes oleh aparat pemerintah desa.

"Sebetulnya dengan adanya Siskeudes, perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan dan SPJ di desa akan menjadi lebih baik dan tertib. Otomatis akan mengurangi tingkat kecuarangan di pihak Kades. Tapi kalau kami perhatikan selama ini, pengetahuan kades dan aparat desa masih kurang. Permasalahan pengetahuan ini yang harus ditingkatkan," kata Emalia. (*)

Editor : Syahyudin
Sumber : Tribunjambi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar