Uang Suap Dibawa Lari: Ke Hutan Sampai Dimasukkan Toilet - visi jambi

Home Top Ad

Jumat, 09 Maret 2018

Uang Suap Dibawa Lari: Ke Hutan Sampai Dimasukkan Toilet

VISIJAMBI.COM,  JAKARTA - Duit suap yang ditemukan KPK kerap ditemukan di tempat yang tak wajar, ada yang di toilet hingga dibawa lari ke hutan.

Foto di atas merupakan rumah mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. KPK pernah menggeledah rumah tersebut dan saat itu KPK menemukan uang Rp 1,7 miliar serta dokumen yang dibuang di lubang toilet (Foto: Edward/detikcom)
========================================================================

Duit SGD 177.700 ditemukan KPK di dalam bungkus makanan ringan keripik singkong ketika KPK melakukan penangkapan terhadap Dewie Yasin Limpo (Foto: dok detikcom)
========================================================================

Uang Rp 2,7 miliar ditemukan KPK di rumah dinas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, teptanya di ruang karaoke. Saat itu, rumah tersebut ditempati Akil Mochtar yang dijerat KPK (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
========================================================================

KPK menyita Rp 20,47 miliar saat melakukan operasi tangkap tangan pada mantan Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono. Duit yang terdiri dari berbagai mata uang itu disebut tercecer di kasur hingga kamar mandi (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
========================================================================

Buku yang diserahkan Yagari Bhastara Guntur alias Gerry kepada hakim PTUN Medan atas perintah OC Kaligis memang bukan buku biasa. Kaligis memerintahkan sekretarisnya, Yurinda, untuk menyelipkan beberapa lembar uang dalam pecahan ratusan dolar Amerika di dalam buku yang akan diserahkan ke hakim (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
========================================================================

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini menyimpan uang suap USD 300 ke dalam tas dan dus peci bermerek 'H.M' (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
========================================================================

Dua mobil itu disita KPK karena diduga membawa uang hasil suap dari kasus yang menjerat Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra. Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut penyidik KPK menelusuri pergerakan uang setelah ditarik dari bank, dibawa mobil ke jalanan di lokasi hutan di Kendari dan sejumlah tempat (Foto: dok. Istimewa)
========================================================================

Editor : Syahyudin
Sumber : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar