Diduga Kepsek SDN 185 saryohadi tilap dana BOS - visi jambi

Home Top Ad

Jumat, 07 Februari 2020

Diduga Kepsek SDN 185 saryohadi tilap dana BOS

Visijambi.com, Merangin - Dalam aturan penggunaan dana BOS untuk pembelian buku teks dan non teks sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2019, tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah.

Namun lain halnya yang terjadi di SDN No.185/VI tanjung Lamin II, Kepsek di duga telah mengangkangi aturan tersebut. Kenapa tidak siswa/i di sekolah tersebut kekurangan buku belajar baik buku teks maupun buku non teks sehingga banyak murid di sekolah tersebut ketinggalan mata pelajaran.

Hal ini mencuat berdasarkan pengakuan dari salah seorang tenaga pendidik di sekolah tersebut mengeluhkan minimnya buku di sekolah tersebut .

"Datang be ke sekolah kami, mulai dari kelas 1 sampai kelas 5 buku pelajarannyo tidak mencukupi untuk satu siswa satu buku, yang ada tigo orang siswa satu buku terus tema yang di pakaipun sudah kadaluarsa, sekarang sekolah lain sudah pakai buku tema 5, 6 dan 7 tapi di sekolah kami kelas 3 cuma sebatas buku tema 3 be," Keluh guru yang enggan di sebutkan namanya kepada Visijambi.

Selanjutnya guru tersebut juga membeberkan dalam penggunaan dana BOS, kepsek SDN No.185/IV Tanjung lamin II Saryohadi SP.d juga tidak memanfaatkan Dana Bos untuk kebutuhan sekolah mulai dari pemeliharaan gedung sekolah hingga honor kegiatan guru yang belum di bayar sesuai dengan aturannya.

"Begitu jugo gedung sekolah tidak di rehab dan tidak di catnyo, terus honor untuk kegiatan guru jugo belum di kasih nyo, dan pembelian buku perlu di pertanyakan masak satu lokal tu di beli nyo cuma lima buku,"Tambahnya.

Sementara itu saat di jumpai Visijambi kepsek SDN No.185/IV Saryohadi SP.d mengakui jika sekolahnya mengalami kekurangan buku belajar akibat minimnya dana Bos yang masuk ke sekolahnya.

"Memang sekolah saya saat ini kurang buku dan saya hanya beli buku untuk lima tema untuk satu kelas, kalau honor guru aman lah mana yang hak guru ya saya kasih dan masalah rehab gedung sudah saya laksanakan itu cuma di tahun pertama di tahun 2018 sekarang baru buat rencana lagi mau rehab lagi,"Jelas Kepsek.
(man)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar