Atong diduga Lakukan Tambang Ilegal di Jangkat Timur - visi jambi

Home Top Ad

Rabu, 22 April 2020

Atong diduga Lakukan Tambang Ilegal di Jangkat Timur

Visijambi.com, Merangin - Diduga PT. WAHYUNATA ARSITA yang beroperasi di Desa Gedang Jangkat Timur Merangin melakukan Penambangan dan Pengolahan Batu sudah setahun tak Kantongi izin, seperti yang di sampaikan Ketua Pekat-IB Merangin Yuzerman yang biasa disapa dengan Buyung Manih, selain dari itu juga masih menurut Buyung pabrik pengolahan batu yg di miliki oleh PT.Wahyunata Arsita yg di Nakhodai ATONG juga tak miliki izin.
Setelah dapat laporan dari Masyarakat tim Pekat-IB bersama tim PEDAS cek lokasi (18/04/20) dan di dapati memang benar adanya kegiatan Tambang diduga tak berizin.
"Memang benar adanya kegiatan Tambang dan pengolahan batu di Desa Gedang Jangkat Timur yang di duga tak berizin".
Kata buyung, masih menurut buyung jika tidak ada tindakan tegas dari penegak hukum maka kami bersama Masyarakat akan menyegel lokasi tambang ilegal dan akan laporkan ke Polda dan Kajati bersama PEDAS" tutup buyung.
Terpisah Burtapsori anggota PEDAS yang juga masyarakat Jangkat Timur sangat kecewa dengan kegiatan ilegal di wilayahnya dan siap laporkan ke pihak berwajib jika tidak ada tindakan dari pihak berwenang untuk menutup kegiatan ilegal tersebut.

"Jika tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang, kami masyarakat jangkat timur yang akan bertindak karna ini sangat merugikan daerah karna ini sudah jelas di atur di UU no. 4 tahun 2009
Pasal 158 UU Pertambangan yang berbunyi:

?Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR, atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).?" Tutup tab (red).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar