Pimred Visi Jambi Sampaikan Maaf Pada Haryadi - visi jambi

Home Top Ad

Selasa, 12 Mei 2020

Pimred Visi Jambi Sampaikan Maaf Pada Haryadi

Visijambi.com, Merangin - Setelah Dewan Pers mempelajari pengaduan saudara Haryadi tertanggal 29 januari 2020 lalu, sesuai analisis sementara Dewan Pers, ada tiga berita Teradu yang di terbitkan media visijambi yaitu “Kurang Pengawasan Konsultan SMP 49 Kacau Balau”, “Dam Retak Konsultan CV. Bakti Paramuda Lalai” dan “Ketua Pedas Merangin Kecam Kinerja Konsultan Haryadi” melanggar Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik karena memuat berita tidak berimbang dan memuat opini menghakimi.

Nah, berdasarkan judul dan isi berita media visijambi yang di anggap mengandung opini dan menghakimi oleh saudara Haryadi maka berdasarkan surat penilaian dan rekomendasi sementara dewan pers Nomor : 394/DP-K/V/2020, maka melalui pimpinan redaksi media visijambi siap mengikuti dan memberikan hak jawab dan somasi secara proporsional dan minta maaf kepada saudara Haryadi serta masyarakat merangin yang kemudian akan ditembuskan ke dewan pers.

Sesuai Pedoman Hak Jawab (Peraturan Dewan Pers Nomor 9/Peraturan-
DP/X/2008). Ada tiga berita yang diadukan yang dinilai oleh Dewan Pers melanggar Kode Etik Jurnalistik dengan menyertakan tautan berisi Hak Jawab dari saudara Haryadi.

Adapun berita yang harus diterbitkan visijambi berdasarkan surat penilaian dan rekomendasi sementara Dewan Pers yang di sertai hak jawab dan somasi dari kuasa hukum saudara pengadu saudara haryadi adalah sebagai berikut :

Untuk berita pertama yang berjudul "Kurang Pengawasan Konsultan SMP 49 Kacau Balau” dan berita mengenai "Ketua Pedas Merangin Kecam Kinerja Konsultan Haryadi" berikut isi beritanya oleh dewan pers melanggar kode etik jurnalis, maka sesuai hak jawab dan somasi yang disampaikan kepada visijambi terkait hal ini menyatakan "bahwa kami sangat merasa keberatan dan sangat merasa dirugikan dengan terbitnya pemberitaan ini, pembuat berita sungguh sangat sembrono dan seperti terobsesi untuk melakukan hal hal yang dapat berakibat timbulnya pembunuhan karakter (character assasinatian) terhadap klien kami".

Berita kedua yang berjudul “Dam Retak Konsultan CV. Bakti Paramuda Lalai” dan isi beritanya oleh dewan pers melanggar kode etik jurnalis, maka sesuai hak jawab dan somasi yang disampaikan kepada visijambi terkait hal ini menyatakan "bahwa apa yang diberitakan adalah tidak benar, bahwa benar ada terjadi beberapa trouble dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, akan tetapi hal ini terjadi masih dalam tempo atau waktu pelaksanaan pekerjaan proyek dimaksud, dan apa-apa yang disampaikan oleh pembuat berita dalam berita tersebut telah diperbaiki dan telah pula di audit dan telah dianggap klir serta pekerjaan tersebut dianggap selesai dengan baik".

Sementara itu pimpinan redaksi media visijambi sekaligus Ketua Pedas Merangin Hendra menyatakan permintaan maafnya terhadap saudara Haryadi terkait tiga judul berita berikut isinya yang sempat di terbitkan oleh media visijambi beberapa waktu lalu.

"Sesuai petunjuk dari Dewan pers yang harus di ikuti maka saya selaku pimpinan redaksi media visijambi dan Ketua Pedas Merangin terkait tiga judul berita berikut isinya yang diterbitkan di visijambi tentang kinerja saudara haryadi maka dengan ini saya minta maaf kepadanya dan hal ini saya lakukan tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun,"Ujar Hendra.

Demikianlah permintaan maaf pimpinan redaksi media visijambi yang tidak lain juga ketua Pedas Merangin kepada Haryadi dan telah memberikan kesempatan kepada Haryadi hak jawab dan somasi untuk di terbitkan dipemberitaan media visijambi.
(Bg Ded).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar