PROYEK MILIARAN PAKAI BARANG BEKAS - visi jambi

Home Top Ad

Jumat, 07 Agustus 2020

PROYEK MILIARAN PAKAI BARANG BEKAS

Visi Jambi.com, Merangin - Proyek Rehabilitas Sarana sekokah Mts N 1 Bangko yang di kerjakan pada tahun 2019, yang menelan anggaran dana Rp.1 M lebih, sekarang sudah mulai nampak retak pada bangunan tersebut, pekerjaan tersebut dikerjakan asal-asalan bisa di katakan asal jadi.

terpampang jelas di papa Meark pada saat proyek tersebut berjalan.
Pekerjaan : Rehabilitas dan renovasi sarana prasarana sekolah Mts N 1 Bangko.
No Kontrak : KU0804/kontrak/satker-ppp.JMB/284D/2019 29-Juli-2019.
Nilai kontrak : Rp.1.112.407.296
Sumber dana : APBN
Pelaksana : PT Junindo Indah Perkasa
Manajemeng Kontruksi : PT Tujuh Jaya Konsultan Jo PT. Endah Bangun Nagara Consultant.

Dengan adanya pekerjaan ini selaku
Ketau Peduli Daerah Sendiri (Pedas) Merangin, Hendara ledi, angkat bicara dan akan membawa persoalan ini ke pihak yang berwajib, karena menurut pantauan Hendaraledi, pada saat pekerjaan itu di kerjakan sudah di peringatkan pemborong dan PPTKnya agar dapat mengerjakan proyek tersebut sesuai dengan RAB yang ada, namun dilapangan tukang tidak mengindahkan himbaunya.

"Pembesian pada turap diduga kuat pakai besi bekas dan itupun hanya sebatang,
PPTK Piatna saat di hubungin melalui WhatsApp dengan no 08237263163xx hanya conteng biru dan tak pernah di balas," ujar Hendra.

"Kalau sudah seperti ini, ya siapa yang mau bertangungjawab dengan adanya kejadian ini saya harapkan pekerjaan tersebut di bongkar dan di ganti dengan yang baru, dikarenakan dibangunan turap tersebut sudah mulai nampak keretakan," tambahnya lagi.

"Jika tidak ditanggapi dan di perbaiki maka Pedas akan melaporkan kepada pihak hukum, dan kami harapkan kepada pihak hukum aga dapat menindak lanjuti," tandasnya.

Terpisah kepala sekolah Mts N 1 Bangko Arma'in yang di hubungi oleh media ini juga hanya mendapat kabar kalau turap tersebut memang sudah ada yang retak.

"Sejauh ini saya sendiri belum melihat, tapi informasinya memang benar ada sebahagian yang retak," katanya singakat.(red).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar